Fakta penting
| TOPIK I (kertas), 200 poin | Level 1: 80 sampai 139. Level 2: 140 sampai 200 [1] |
|---|---|
| TOPIK II (kertas), 300 poin | Level 3: 120 sampai 149. Level 4: 150 sampai 189. Level 5: 190 sampai 229. Level 6: 230 sampai 300 [1] |
| Cara menentukan level | Hanya dari total nilai semua bagian. Tidak ada nilai minimum per bagian sejak ujian ke-35 (2014). [1] |
| Di bawah 80 (TOPIK I) atau 120 (TOPIK II) | Tidak mendapat level, tetapi lembar nilai tetap diterbitkan [1] |
Bagaimana level TOPIK ditentukan?
Nilai tiap bagian dijumlahkan, dan total itulah satu-satunya penentu level. Rencana 2026 dari Kementerian Pendidikan Korea menyatakannya dengan jelas: level ditetapkan berdasarkan total nilai semua bagian.
Anda mendaftar untuk TOPIK I atau TOPIK II, bukan untuk level tertentu. TOPIK I hanya bisa menghasilkan level 1 atau 2, dan TOPIK II hanya level 3 sampai 6. Kalau Anda ikut TOPIK II dan mendapat 110, Anda tidak mendapat level sama sekali, padahal 110 sudah termasuk level 1 yang aman di TOPIK I.
Tidak ada nilai minimum per bagian: nilai menulis yang lemah bisa ditutup oleh mendengarkan dan membaca yang kuat selama totalnya melewati batas. Nilai minimum per bagian dihapus saat TOPIK I dan II diperkenalkan pada ujian ke-35 tanggal 20 Juli 2014. Semua peserta menerima lembar nilai, baik mencapai level maupun tidak.
Berapa rentang nilai pada ujian kertas?
TOPIK I dinilai dari maksimum 200 (mendengarkan 100, membaca 100). TOPIK II dinilai dari maksimum 300 (mendengarkan 100, menulis 100, membaca 100).
| Ujian | Maksimum | Level 1 | Level 2 | Level 3 | Level 4 | Level 5 | Level 6 |
|---|---|---|---|---|---|---|---|
| TOPIK I | 200 | 80 sampai 139 | 140 sampai 200 | ||||
| TOPIK II | 300 | 120 sampai 149 | 150 sampai 189 | 190 sampai 229 | 230 sampai 300 |
Batas nilai ini sudah stabil selama bertahun-tahun. Durasi dan jumlah soal tiap bagian ada di panduan struktur ujian.
Berapa rentang nilai pada ujian komputer (IBT)?
IBT memakai skala yang berbeda: TOPIK I IBT bernilai maksimum 400 dan TOPIK II IBT maksimum 600. Level 1 mulai dari 121 dan level 2 dari 236; level 3 mulai dari 191, level 4 dari 291, level 5 dari 361, dan level 6 dari 431.
| Ujian | Maksimum | Level 1 | Level 2 | Level 3 | Level 4 | Level 5 | Level 6 |
|---|---|---|---|---|---|---|---|
| TOPIK I (IBT) | 400 | 121 sampai 235 | 236 sampai 400 | ||||
| TOPIK II (IBT) | 600 | 191 sampai 290 | 291 sampai 360 | 361 sampai 430 | 431 sampai 600 |
Jangan membandingkan poin IBT dengan poin ujian kertas satu banding satu: skala dan jumlah soalnya berbeda. Batas nilai IBT berubah antara rencana 2025 dan 2026, jadi halaman yang masih menampilkan angka lama sudah tidak akurat. TOPIK Speaking punya skala 200 poin sendiri (level 1 mulai dari 20, level 6 mulai dari 160) dan tidak menggantikan TOPIK I maupun II.
Apa yang bisa Anda lakukan di tiap level TOPIK?
NIIED menerbitkan deskripsi singkat untuk tiap level, dari bahasa Korea untuk bertahan hidup di level 1 sampai penggunaan profesional yang akurat dan lancar di level 6.
| Level | Isi deskripsinya |
|---|---|
| 1 | Bahasa Korea dasar untuk bertahan hidup: perkenalan diri, berbelanja, memesan makanan. Sekitar 800 kata dasar. |
| 2 | Telepon, permintaan, kantor pos, dan bank. Penggunaan setingkat paragraf untuk topik yang akrab. Sekitar 1.500 sampai 2.000 kata. |
| 3 | Tidak ada kesulitan besar dalam kehidupan sehari-hari. Topik sosial yang akrab setingkat paragraf. Pembedaan dasar antara bahasa tulis dan lisan. |
| 4 | Fasilitas umum, hubungan sosial, sebagian tugas kerja umum. Berita yang relatif mudah, idiom umum, budaya Korea. |
| 5 | Sebagian penggunaan profesional atau riset. Topik yang tidak akrab di bidang politik, ekonomi, sosial, dan budaya. Ragam bahasa sesuai konteks. |
| 6 | Penggunaan profesional yang relatif akurat dan lancar. Belum setara penutur asli, tetapi tidak kesulitan menjalankan tugas. |
TOPIK level berapa yang diminta universitas, GKS, dan visa?
Untuk program S1 berbahasa Korea, TOPIK 3 adalah syarat masuk yang lazim dan TOPIK 4 umum diminta untuk lulus. GKS 2026 memberi nilai tambah mulai dari TOPIK 3. Selalu periksa panduan terbaru dari lembaga yang Anda tuju.
- Seoul National University (Musim Semi 2027, S1 internasional): TOPIK 3 di ujian kertas atau IBT, atau level 4 dari pusat bahasa universitas Korea; nilai bahasa Inggris diterima sebagai alternatif.
- Korea University (Musim Gugur 2026): semua nilai TOPIK yang masih berlaku diterima, tetapi TOPIK 5 ke atas berarti bebas kelas bahasa Korea tambahan, TOPIK 4 berarti satu semester kelas intensif bahasa Korea dengan paling banyak 6 kredit jurusan, dan TOPIK 3 ke bawah berarti dua semester tanpa mata kuliah jurusan.
- Kyungpook National University (Musim Gugur 2026): TOPIK 3 untuk masuk (15 dari 23 jurusan yang punya aturan sendiri meminta TOPIK 4); mahasiswa baru internasional harus mencapai TOPIK 4 sebelum lulus.
- Global Korea Scholarship 2026: TOPIK 3 ke atas memberi nilai tambah sebesar 10% dari total, TOPIK 5 atau 6 membebaskan penerima beasiswa dari kursus bahasa satu tahun, dan setiap penerima beasiswa harus mencapai sedikitnya TOPIK 3 (beberapa jurusan TOPIK 4) untuk mulai kuliah.
- Visa pelajar D-2: di universitas yang dikenai pembatasan visa, TOPIK 3 wajib untuk program diploma dan TOPIK 4 untuk S1 ke atas (TOPIK 2 untuk mahasiswa pertukaran); di universitas dengan sertifikasi dan universitas umum, sertifikat TOPIK memberi keunggulan tetapi tidak wajib (dokumen tanggal 26 September 2024).
- KIIP (Korea Immigration and Integration Program): sertifikat TOPIK yang masih berlaku menempatkan Anda langsung ke tahap tertentu, dari tahap 2 dengan TOPIK 1 sampai tahap 5 dengan TOPIK 4 hingga 6.
Pada Februari 2026, Kementerian Pendidikan dan Kementerian Kehakiman Korea mengumumkan bahwa standar bahasa dalam akreditasi internasionalisasi universitas (IEQAS) akan dinaikkan bertahap mulai 2026, tanpa menerbitkan ambang TOPIK tertentu.
Angka keliru apa saja yang masih beredar?
Beberapa halaman populer mencantumkan batas nilai yang tidak ada. Angka yang bisa dipercaya adalah angka dalam rencana tahunan Kementerian Pendidikan Korea.
- Halaman depan sebuah aplikasi pesaing mencantumkan 160, 180, 230, dan 260 sebagai target TOPIK II. Batas nilai yang diterbitkan adalah 120, 150, 190, dan 230.
- Sebuah blog ulasan aplikasi menulis bahwa 80 ke atas di TOPIK I sudah level 2. Faktanya 80 sampai 139 adalah level 1; level 2 mulai dari 140.
- Beberapa panduan masih memakai batas nilai IBT yang lama, dan sebagian pelajar mengira tiap bagian punya nilai minimum. Pakai angka 2026 di atas; hanya total yang dihitung.
Bagaimana TopikIQ memperkirakan level Anda?
TopikIQ menampilkan perkiraan nilai dan peluang lulus setelah Anda menjawab 20 soal latihan di tiap bagian yang dinilai. Ini perkiraan dari jawaban latihan, bukan hasil resmi.
Anda bisa berlatih di semua level dengan paket gratis (20 soal per hari dalam sesi berisi 10 soal), dengan penjelasan dalam bahasa Anda untuk tiap soal. Soalnya adalah soal orisinal bergaya TOPIK, bukan soal ujian sebelumnya, dan TopikIQ tidak berafiliasi dengan NIIED.
Panduan terkait: Apa itu TOPIK?, struktur ujian, cara belajar TOPIK.
Pertanyaan yang sering diajukan
Apakah 80 poin di TOPIK I sudah level 2?
Tidak. 80 sampai 139 poin adalah level 1. Level 2 mulai dari 140 dari maksimum 200.
Kalau satu bagian jeblok, apakah masih bisa mendapat level?
Ya. Hanya total yang dihitung. Tidak ada nilai minimum per bagian sejak ujian ke-35 pada Juli 2014.